saya banyak menemui orang yang bertanya tentang mata silindris dan apa bedanya dengan mata minus.
Secara umum memang kedua cacat mata ini disebabkan oleh perbedaan bentuk morfologi mata dengan orang yang normal (faktor Genetik) . Sedangkan perbedaannya adalah;
MIOPI (Rabun Jauh )
Orang awam sering menyebutnya dengan istilah mata minus. Hal ini terjadi karena bola mata yang lebih lonjong dari orang normal sehingga bayangan benda jatuh di depan retina atau tidak sampai pada retina. Dan hasilnya pandangan menjadi blur atau kabur saat melihat jauh, seperti inilah penglihatan mata minus:
Maka perlu lensa minus untuk menggeser bayangan jatuh tepat pada retina mata .Untuk lebih jelas simak gambar berikut;
Jadi fungsi dari lensa minus adalah untuk menjauhkan jatuhnya bayangan, sehingga bisa tepat berada diretina.
ASTIGMATISME (Silindris)
Belum banyak orang tahu tentang apa itu Astigmatisme . Astigmatisme disebabkan karena permukaan bola mata tepatnya pada kornea mata yang tidak rata . Sehingga bisa di ibaratkan seperti sendok dimana ada lengkungan yang landai dan lengkungan yang terjal. Dalam segi Optik jika cahaya jatuh pada lengkungan yang landai maka bayangan tercetak terlalu dekat dengan retina sebaliknya pada lengkungan yang terjal bayangan tercetak terlalu jauh dengan retina. Maka terciptalah bayangan ganda atau terpecah menjadi beberapa.
Dari gambar tersebut, garis pada arah jam 12 sampai jam satu terlihat jelas atau lebih hitam, dibandingkan garis yang lainnya. Ini menunjukkan bahwa pada sudut tersebut bayangan tepat jatuh diretina. Sedangkan pada arah jam tiga sampai jam 4 terlihat blur atau tidak fokus, ini menandakan bahwa pada sudut tersebut bayangan tidak jatuh di retina dengan tepat (bisa didepan atau dibelakang retina).
Lebih jelasnya lagi inilah gambarnya:
Dari gambar diatas bisa disimpulkan bahwa fungsi lensa cylinder adalah untuk menyatukan bayangan agar menjadi satu bayangan saja dan tepat jatuh diretina. Dimana sebelum mengenakan lensa cylinder, bayangan jatuh dibeberapa tempat sehingga membentuk obyek gambar yang dilihat terkesan menjadi dobel atau pecah.
Gejala yang timbul penderita sulit menggaris lurus dan sulit membedakan angka bulat (6,8,9,0) pada jarak jauh dengan jelas.
Nah sudah jelaskan perbedaanya, jadi cylinder tidak menunjukkan tingkat keparahan dari penderita miopia tapi merupakan permasalahan yang berbeda dari mata minus sendiri. Namun perlu diketahui juga, bahwa tidak menutup kemungkinan, kedua permasalahan ini berpadu menjadi satu yaitu Miopi Astigmatisme. Dan kondisi ini banyak terjadi pada mata orang Asia.